Urusan Pedestrian, Jakarta Harus Meniru Kota Dunia Ini

Urusan Pedestrian, Jakarta Harus Meniru Kota Dunia Ini
Transportasi.co | Seperti yang diketahui pejalan kaki memiliki hak yang sama dengan pengguna jalan lain, seperti pengendara mobil dan motor. Hal ini telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 131.

Maka dari itu, semestinya pejalan kaki mendapatkan fasilitas yang layak, aman, dan nyaman di jalan. Beberapa kota di dunia sudah memiliki pedestrian yang sangat ramah bagi pejalan kaki. Malah, terdapat berbagai pemandangan yang membuat pejalan kaki semakin nyaman.  Kota-kota yang ramah bagi pedestrian, seperti dikutip dari seva.id,  yaitu:

Florence di Italia, berjalan kaki di Florence sangat menyenangkan, karena kota ini dikelilingi oleh bangunan-bangunan klasik yang indah, seperti di kawasan Cattedrale di Santa Maria del Fiore,

Piazzale Michelangelo, Ponte Vecchio, dan lain sebagainya. Kota bersejarah di Italia ini juga menerapkan peraturan bagi warganya, yaitu pusat kota hanya boleh dilalui oleh kendaraan umum atau kendaraan pribadi dengan surat izin khusus.

Kemudian Paris, Perancis. Ibu Kota Perancis ini menawarkan banyak hal menarik, terutama bagi mereka yang menjelajah dengan berjalan kaki. Ada beberapa tempat yang memiliki pemandangan bagus dan romantis, seperti kawasan Sungai Siene, Museum the Louvre, Taman Jardin des Tuileries, dan lain sebagainya.

Selanjutnya ada Buenos Aires Argentina yang memiliki pedestrian ramah dengan pejalan kaki. Kota yang dijuluki ‘Parisnya Amerika Selatan’ ini menawarkan berbagai karya seni di kawasan La Boca, tepatnya di pedestrian antara Caminito dan Galeri Fundacion Proa.

Lalu, terdapat bangunan-bangunan tua bergaya Eropa di sepanjang pedestrian. Anda juga akan disambut oleh deretan kafe, butik, serta objek wisata, seperti makam Eva Peron di Cementerio de la Recoleta, dan instalasi seni karya dari Eduardo Catalano.

Tidak kalah dari negara di atas tersebut, salah satu negara Asia Tenggara yaitu Laos, tepatnya di kota Vientiane mempunyai desain tata ruangnya memadukan budaya Perancis dan Laos. Sehingga kesan romantis terlihat lebih unik dan bervariasi. Anda dapat berjalan dengan aman di pedestrian Vientiane sambil menatap lekukan Sungai Mekong di sampingnya.

Vancouver Kanada, walaupun bukan kota terbesar, Vancouver terkenal dengan penduduknya yang lebih memilih untuk berjalan kaki daripada menggunakan kendaraan pribadi. Oleh karena itu, pedestrian di sana didesain sebaik mungkin oleh pemerintah. Beberapa kawasan pejalan kaki yang populer di sana adalah Stanley Park, North Vancouver, Granville Island, False Creek, dan Lions Gate Bridge.

Lalu, bagaimana dengan Jakarta? Sekarang, pemerintah DKI Jakarta sedang berusaha melakukan revitalisasi trotoar demi kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. Semoga dengan adanya revitalisasi trotoar ini pejalan kaki mendapatkan haknya sebagai pengguna jalan. (TS/CR)


 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu