Upaya Jasa Marga Akselerasi Transformasi dan Inovasi Wujudkan Indonesia Maju

Upaya Jasa Marga Akselerasi Transformasi dan Inovasi Wujudkan Indonesia Maju
Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk

Transportasi.co | PT Jasa Marga (Persero) Tbk atau Jasa Marga, telah melintasi perjalanan waktu selama 43 tahun. Kini, Perseroan pelat merah di industri jalan tol, yang berdiri pada 1 Maret 1978, terus berupaya mewujudkan tekad untuk menjadi  “Perusahaan Jalan Tol Nasional Terbesar, Terpercaya, dan Berkesinambungan” melalui komitmen mengawal transformasi melalui inovasi di era teknologi internet.

Di sisi lain, sejak awal kehadirannya hingga saat ini, Jasa Marga memikul tanggung jawab yang sangat besar untuk ikut berperan aktif mendukung gerakan pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui rajutan jaringan jalan yang handal. Memang bukan perkara mudah untuk memegang amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada Jasa Marga.

Untuk itu, Jasa Marga terus berupaya merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara jalan tol, serta sarana kelengkapannya. Perseroan menyadari pengembangan dan pembangunan jalan tol  harus dapat berfungsi sebagai jalan bebas hambatan yang memberikan manfaat lebih tinggi jika dibandingkan dengan  jalan umum bukan tol.

Seiring bergulirnya waktu, Jasa Marga sukses membangun eksistensi melalui berbagai lini bisnis jalan tol yang digelutinya, diantaranya melalui Jasa Marga Tollroad Operator, Jasa Marga Tollroad Maintenance​​, hingga Jasa Marga Related Business. Eksistensi yang diperoleh perseroan ini merupakan buah manis dari komitmen, tekad, dan kerja keras para karyawan Jasa Marga Group, yang akrab disebut Roadster Jasa Marga.

Salah satu langkah, Perseroan tengah melakukan transformasi dan inovasi dalam upaya menghadirkan dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan tol. Meski, sejak awal Maret 2020,  mendapat tantangan dengan hadirnya pandemi Covid-19 hingga saat ini, yang berdampak pada laju kinerja Perseroan ini.

Tantangan Pandemi Covid-19

Jasa Marga, tepat pada tanggal 1 Maret 2021 genap memasuki usia ke-43 tahun. Ibarat manusia, di usia tersebut merupakan masa keemasan manusia dalam menapaki hidup. Manusia dinilai telah mencapai kematangan baik dalam bertindak, bersikap maupun berpikir. Kedewasan seseorang bisa diukur dan dilihat di usia tersebut.

Tak jauh berbeda dengan Jasa Marga, di usianya tersebut, menjadikan Perseroan yang semakin dewasa dalam kiprahnya di bisnis jalan tol, dengan terus bergerak maju dan memberikan kontribusi yang maksimal bagi pengembangan infrastruktur jalan tol. Hal ini menunjukkan optimisme Jasa Marga dalam menghadapi pandemi Covid-19,  yang diakui telah memberikan tekanan yang cukup signifikan kepada Perseroan ini.

Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur, mengatakan, tantangan utama yang dihadapi Perseroan di tahun 2020 adalah dampak penurunan volume lalu lintas yang cukup signifikan karena diberlakukannya kebijakan pembatasan mobilisasi dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 oleh Pemerintah.

“Namun demikian, kami telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja Perseroan, di antaranya dengan prioritisasi program kerja; efisiensi dan pengendalian beban usaha dan belanja modal; menyiapkan skema untuk menjaga likuiditas; serta berbagai upaya lainnya. Insya Allah, capaian kinerja Perseroan di tahun 2020 masih positif,” tandas Subakti, dalam acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Jasa Marga melalui gelaran acara “Virtual Roadster Festival” dengan mengusung tema “Transformasi dan Inovasi untuk Indonesia Maju”, melalui keterangan resmi, Senin (1/3/2021).

Namun demikian, Subekti menambahkan, kami telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kinerja Perseroan, di antaranya dengan prioritisasi program kerja, efisiensi dan pengendalian beban usaha dan belanja modal, menyiapkan skema untuk menjaga likuiditas, serta berbagai upaya lainnya.

“Untuk terus mewujudkan visi Jasa Marga, yaitu “Menjadi Perusahaan Jalan Tol Nasional Terbesar, Terpercaya, dan Berkesinambungan”, kami terus konsisten melakukan transformasi dan inovasi pada semua lini bisnis. Tantangan ke depan yang akan dihadapi Perseroan akan semakin berat, apalagi pandemi ini juga diperkirakan masih belum berakhir,” tegas dia.

Untuk itulah, tambah dia, dalam semangat 43 tahun, Jasa Marga terus berinovasi dan mengawal transformasi. Untuk mendukung transformasi, Perseroan ini berupaya memaksimalkan pemanfaatan teknologi pada semua level dan lini bisnis. “Diharapkan hal ini menjadi katalis lahirnya inovasi-inovasi baru lainnya, mengakselerasi pengembangan teknologi, dan meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya,” imbuh Subakti.

Inovasi dan Transformasi

Jasa Marga hingga saat ini terus mengedepankan berbagai upaya terobosan yang solutif untuk semua lini bisnis. Dalam perayaan hari jadinya kali ini, Jasa Marga meresmikan sejumlah inovasi yang dibangun dan dikembangkan, diantaraya di bidang Human Capital, untuk terus dapat meningkatkan kompetensi dan kinerja Roadster Jasa Marga.

Corporate Secretary Jasa Marga M Agus Setiawan, menyatakan, transformasi di bidang Human Capital dilakukan dengan meluncurkan Internet Of Things Laboratory sebagai pusat riset dan pengembangan inovasi untuk mendukung bisnis perusahaan di masa depan.

“Selain itu, kami juga meluncurkan modul learning terbaru Gamification, yaitu metode pembelajaran yang dikemas dalam bentuk game digital berupa snake ladder yang dikembangkan internal oleh Roadster Jasa Marga. Diharapkan ke depannya, Roadster Jasa Marga selalu memiliki talenta terbaik dengan learning agility yang tinggi sebagai calon pemimpin masa depan, baik di Jasa Marga maupun di luar Jasa Marga Group,” jelas Agus.

Dia menambahkan, Jasa Marga juga meluncurkan aplikasi Travoy 3.0 dan Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan. Ini sebagai wujud nyata komitmen Jasa Marga dalam melakukan continuous improvement dan inovasi di bidang teknologi.

“Saat ini pengguna jalan sudah dapat mengunduh aplikasi Travoy 3.0 yang berfungsi sebagai asisten digital untuk membuat perjalanan di jalan tol lebih aman dan nyaman dengan fitur daftar tarif tol, panic shake,_travpost, hingga derek online yang masih terus kami kembangkan,” jelas dia.

Selain itu, Jasa Marga terus mengembangkan Traffic Information Center menjadi Command Center, yang saat ini diberi nama dengan JMTC, sebagai pusat pengendali lalu lintas yang berbasis pada Intelligent Transportation System. “Nantinya melalui JMTC kami akan berkoordinasi dengan para stakeholder (Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian PUPR) untuk pengambilan keputusan rekayasa lalu lintas serta penegakan hukum berbasis IT di jalan tol,” pungkas Agus.

Sebagai informasi, Jasa Marga terus melakukan inovasi dan bertransformasi menjadi perusahaan modern yang memegang kepemilikan jalan tol terbesar di Indonesia. Berbagai inovasi dalam bidang teknologi dan operasional jalan tol terus dikembangkan oleh Perseroan.

Dalam momen ini, Jasa Marga memberikan apresiasi dengan memberikan sejumlah penghargaan bagi seluruh Roadster Jasa Marga. Hal ini sebagai upaya untuk terus member motivasi yang lebih besar kepada seluruh Roadster Jasa Marga.

Di antaranya adalah penghargaan operasional jalan tol dan rest area terbaik yang diselenggarakan oleh anak usaha Jasa Marga, yaitu PT Jasamarga Tollroad Operator, PT Jasamarga Tollroad Maintenance, dan PT Jasamarga Related Business, Best Learner Award 2021, Jasa Marga Innovation Award 2021, serta AKHLAK Award 2021.  (TS/jasamarga.com)

 




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu