Sinergitas Infrastruktur Logistik Jadi Prioritas

Sinergitas Infrastruktur Logistik Jadi Prioritas
Transportasi.co | Pemerintah ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Salah satu senjata utamanya melalui adalah melakukan pembenahan dan pembangunan infrsastruktur pelabuhan. Ini ditangkap para pengelola pelabuhan di Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, II, III, dan IV, yang bertujuan untuk menurunkan disparitas harga melalui aktivitas logistic berbasis angkutan laut.

Untuk mencapai kelas dunia, badan usaha milik negara tersebut memadukan pelabuhan dengan teknologi digital guna meningkatkan sinergitas dengan transportasi logistik. Tentu saja, dari sisi kinerja, digitalisasi diharapkan langsung berimbas sisi pelayanan, seperti pada kapasitas penanganan (throughput) peti kemas dan dwelling time (penanganan bongkar muat peti kemas).

Efisiensi itu menguntungkan pengguna jasa serta meningkatkan kinerja para operator pelabuhan. Ujungnya, hal itu memperlancar kinerja ekspor nasional. Berbagai inisiatif itu ternyata membuahkan hasil.

Bank Dunia mengeluarkan laporan logistics performance index (LPI) yang terbit dua tahun sekali berdasarkan hasil survei kepada para profesional logistik di negara-negara wilayah operasinya. pada 2018 di 160 negara menempatkan Indonesia pada posisi ke-46. Pada periode sebelumnya, yaitu 2016, LPI Indonesia berada di posisi ke-63.

Di sisi lain, berdasarkan analis Supply Chain Indonesia (SCI) sektor transportasi diprediksi tumbuh sebesar 11,15 persen menjadi Rp 740,4 triliun pada 2019. Angkutan laut berkontribusi sebesar 6,50 persen dan angkutan darat (jalan), angkutan sungai, danau, dan penyeberangan sebesar 2,30 persen  dan angkutan rel sebesar 1,66 persen.

Pemerintah dan para pihak terkait perlu mendorong peningkatan peranan moda-moda transportasi secara berimbang untuk mewujudkan sistem transportasi multimoda secara terintegrasi dengan transportasi laut sebagai backbone. Sistem transportasi yang sesuai dengan karakteristik geografis Indonesia ini akan mendorong efisiensi sistem logistik nasional.

Sebagai referensi industri transportasi, infrastruktur, dan rantai pasokan, edisi kali ini mengupas tema besar “Sinergitas Infrastruktur Logistik Jadi Prioritas”. Dalam edisi 038 ini, redaksi juga membedah beragam informasi tentang peran pelabuhan dalam mendukung sistem logistik nasional melalui program tol laut. Mulai dari kebijakn pemerintah, kementerian terkait, pelaku industri, asosiasi, dan pengamat yang mumpuni di sektor jasa logistik.

Dalam cover story Majalah Transportasi Indonesia menampilkan Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang di perusahaan yang dipimpinnya. Beragam rubrik menarik juga  di kupas secara apik  seputar moda trasnportasi darat, udara, kereta api, dan laut Tentu saja dengan pemberitaan yang mendalam, aktual, faktual, dan bahasa yang lugas untuk di sajikan bagi Sobat Transportasi Indonesia. Selamat Membaca dan Berkarya. (TM)



0 Komentar

Berikan komentar anda