Semua Sektor Penggerak Ekonomi Lumpuh 

Semua Sektor Penggerak Ekonomi Lumpuh 
Transportasi.co | Sungguh menyedihkan kondisi para pekerja swasta, transportasi, buruh, tani, nelayan dan pekerja seni dan sektor UKM yang harus kehilangan mata pencahariannya akibat terkena imbas pamdemi Covid-19. Pemerintah harus bersikap adil merangkul semua sektor, jangan hanya mengistimewakan ojol dengan berbagai bantuan termasuk diskon khusus untuk pembelian BBM. Jika ini tidak diantisipasi, maka dampak lebih parah akan terjadi di sektor lain.

Informasi dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mencatat 1,6 juta pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan sebagai dampak ekonomi pandemi virus corona. PHK dan kebijakan merumahkan pekerja dikarenakan bisnis sebagian perusahaan makin tertekan. Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah merinci pekerja formal yang dirumahkan mencapai 1.080.765 orang per 9 April 2020. Dalam periode yang sama, pekerja yang terkena PHK sebanyak 160.067. Totalnya, mencapai 1.240.832 pekerja.

Sedangkan jumlah pekerja sektor informal yang terdampak sebanyak 265.881 orang. Secara keseluruhan, total pekerja yang terdampak mencapai 1.506.713 orang Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen yang terkena PHK, 90 persen lainnya dirumahkan dengan masih menerima separuh atau tanpa gaji sama sekali. Walaupun berdampak hilangnya penghasilan karyawan ini menjadi alternatif terakhir bagi pengusaha.

Keprihatin kita dengan dampak ekonomi ini harus disikapi dengan berlapang dada. Problem finansial pasti terjadi. Kebutuhan rutin yang biasanya terprogram tiga bulan kedepan pasti akan menuai masalah.

Pemerintah memang telah mengambil langkah penyelamatan ekonomi bagi semua sektor ekonomi yang terdampak Covid-19. Kita tahu ada stimulus untuk korban PHK dengan nama kartu pra kerja. Demikian juga untuk para buruh tani dan nelayan serta sektor UKM dengan meluncurkan program padat karya dan memacu pergerakan ekonomi berbasis pengusaha kecil.

Tentunya kita berharap gelombang bencana ini akan segera berakhir. Mari bersama bergandengan tangan saling membantu dan bekerjasama menggalang optimisme untuk menghalau bencana nasional ini.

Indonesia adalah bangsa yang kuat dan sudah teruji menghadapi berbagai gelombang ujian. Bersama kita mampu menyingkirkan kerikil ini agar kehidupan kembali normal dan ekonomi kembali menggeliat. (DH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu