Sektor Aviasi Butuh Dukungan Pemerintah Secara Konsisten

Sektor Aviasi Butuh Dukungan Pemerintah Secara Konsisten
Transportasi | Industri penerbangan menujukan geliat pertumbuhan yang sangat signifikan. Seiring kemampuan pemerintah Indonesia mempertahankan laju pertumbuhan di angka rata-rata 5 persen per tahun. Salah satu satunya bisnis layanan penerbangan tidak berjadwal, alias layanan pesawat charter.

Menurut M Alvin Reza, Managing Director PT Aviastar Mandiri, potensi industri penerbangan di Tanah Air sangat potensial. “Indonesia merupakan sebuah negara kepulauan terbesar di dunia. Oleh sebab itu dibutuhkan moda transportasi  untuk menjalin konektivitas antar wilayah atau daerah di Indonesia yang terpisahkan lautan. Moda transportasi yang paling efisien dari sisi waktu adalah menggunakan pesawat udara. Terutama untuk menjangkau wilayah terpencil di Indonesia, seperti di Papua,” ujar Alvin, kepada Transportasi Indonesia,  di ruang kerjanya yang terletak di kawasan Kalimalang, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Ia menambahkan, perlu keberpihakan peran pemerintah dalam menunjung industri aviasi. Salah satunya, dari sisi regulasi yang mampu melindungi iklim usaha operator  penerbangan atau maskapai , baik penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal. “Seperti regulasi mengenai usia pesawat. Seharusnya pemerintah lebih lunak lagi dalam menetapkan batas penggunaan usia pesawat. Dengan syarat pesawat yang digunakan harus mendapatkan perawatan dan pemeliharaan yang sangat baik oleh pihak maskapai. Tanpa mengabaikan  sisi keselamatan yang menjadi fokus utama dalam industri penerbangan,” tegas dia.

Selain itu, Alvin menambahkan, pihak Aviastar sangat mendukung pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya pembangunan dan pengembangan beberapa bandara di Indonesia. “Jangan sampai kita hanya berkutat dalam debat ‘telur dan ayam’ dalam bisnis industri penerbangan. Sebab dunia aviasi di Tanah Air, sangat butuh dukungan pemerintah pusat dan daerah. Alhamdulillah dukungan tersebut mulai ada dan tampak hasilnya. Tinggal konsistensinya yang perlu terus dijaga,” tegas Alvin. (TS)

 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu