Santunan Naik 100 persen, Laba Jasa Raharja Turun

Santunan Naik 100 persen, Laba Jasa Raharja Turun
Transportasi | Direktur Utama PT Jasa Raharja Budi Rahardjo menyatakan kenaikan santunan nasabah hingga mencapai 100 persen berpengaruh pada laba perusahaan. Ini ia sampaikan pada acara Media Gathering di kawasan Cikini, Rabu (17/10).

Sebelumnya diketahui, per-tanggal 1 Juni 2017 besaran santunan yang diberikan Jasa Raharja kepada para korban luka maupun korban meninggal lalu lintas dinaikan sebanyak 100 persen. Budi menambahkan, peningkatan santunan ini tidak diiringi dengan naiknya iuran wajib yang masuk.

"Jadi kenaikan santunan per Juni 2017 sebesar 100 persen itu tidak ada kenaikan iuran maupun sumbangan wajib. Dengan kenaikan santunan 100 persen ini sudah pasti pengaruh terhadap pencapaian laba. Insyaallah laba yang sudah ditetapkan akan tercapai, meskipun ada suatu penurunan kurang dari 40 persen," jelas Budi.

Budi memproyeksi, laba hanya mencapai angka Rp 1,6 triliun per tahun ini. Sementara sebelumnya, pada tahun 2017 di kuartal yang sama, Jasa Raharja mampu meraup laba hingga Rp 2,4 triliun. “Nanti 2018 akhir mungkin akan mencapai Rp 1,6 triliun,” ujarnya.

Adapun, besaran santunan kepada korban luka yang semula sebesar Rp 10 juta, akan naik menjadi Rp 20 juta. Sedangkan korban meninggal lalu lintas akan mendapat santunan hingga Rp 50 juta dari sebelumnya hanya Rp 25 juta.

Sementara itu, per September 2018, Jasa Raharja telah memberikan santunan kepada korban luka dan korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 1,8 triliun. (MAH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu