Pembatasan Transportasi dan Work From Home Solusi Kurangi Dampak Covid-19

Pembatasan Transportasi dan Work From Home Solusi Kurangi Dampak Covid-19
Transportasi.co | JAKARTA - Indonesia tengah berjuang keras melawan pandemi wabah corona atau covid-19. Masyarakat yang terpapar kian bertambah dari hari ke hari. Meski pemerintah berupaya sekuat tenaga melawan penyebaran pandemi ini. 

Salah satu kebijakan pemerintah menghimbau dan memberlakukan karyawan untuk bekerja dari rumah alias work from home (WFH). Bagi insan pers tentu saja hal ini menjadi tantangan tersendiri. Begitu juga dengan kantor redaksi majalah Transportasi Indonesia dalam menyajikan pemberitaan yang telah memberlakukan WFH.

Tentu saja, pemberlakuan WFH yang diterapkan pihak manajemen sebagai upaya aktif majalah Transportasi Indonesia dalam mendukung pemerintah memerangi penyebaran pandemi covid-19. Meskipun keputusaan ini terasa berat diambil oleh manajemen majalah Transportasi Indonesia.

Managing Director Transportasi Indonesia Irwadhi Marzuki mengatakan, pemberlakuan WFH merupakan langkah dalam upaya mendukung pemerintah dalam upaya meredam penularan pandemi covid-19. Selain itu pemerintah harus segera menerapkan pembatasan transportasi publik dan local lockdown untuk mencegah penularan virus corona yang semakin masif.

Data yang diperoleh redaksi Transportasi Indonesia sampai hari ini, Sabtu(28/3) korban yang positif terpapar Covid-19 telah mencapai 1.155 orang.

“Pemerintah harus secepatnya mengambil langkah strategis. Pembatasan kendaraan dan local lockdown adalah langkah yang tepat. Kami menyadari karyawan merupakan aset perusahaan. Oleh sebab itu perusahaan wajib melindungi kesehatan karyawan. Tetapi tentu saja, para jurnalis Transportasi Indonesia berupaya tetap menyajikan pemberitaan semaksimal mungkin di sektor transportasi, infrastruktur, dan supply chain meski dilakukan dari rumah masing-masing,” jelas Irwadhi, melalui sambungan telepon, Sabtu (28/3/2020).

Hal senada juga disampaikan Direktur Pemberitaan Majalah Transportasi Indonesia Deddy Hassan, pemberlakuan kebijakan WFH dalam menghadapi pandemi nasional covid-19 bagi karyawan kami ibarat buah simalaka.
 
“Tentu saja WFH akan memberikan batasan dan memgurangi produktivitas. Akan tetapi kami terus bertekad untuk berupaya semaksimal mungkin dalam menyajikan pemberitaan yang aktual dan faktual. Covid-19 bukan akhir segalanya. Semoga pandemi nasional covid-19 segera berakhir,” pungkas Deddy, melalui pesan tertulisannya. (TS)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu