Kemenhub Buka Posko Bantuan Korban Banjir di Pelabuhan Tanjung Priok

Kemenhub Buka Posko Bantuan Korban Banjir di Pelabuhan Tanjung Priok
Transportasi | Curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi pada malam pergantian tahun 2020 lalu membuat sejumlah daerah di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. Untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan banjir, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mengerahkan Quick Response Team (Tim Reaksi Cepat) untuk bergerak melakukan evakuasi dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, sejak Rabu (1/1).

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad mengatakan, setelah kemarin kami mengerahkan Quick Response Team, kami bersama Stakeholder terkait secara resmi mendirikan Posko Reaksi Cepat di Pelabuhan Tanjung Priok dimana posko ini merupakan posko tanggap darurat untuk bantuan korban banjir untuk wilayah Jabodetabek.

“Pelaksanaan evakuasi dan bantuan korban sudah dilaksanakan sejak hari Rabu (1/1) kemarin. Posko Tanggap Darurat tersebut dipusatkan di gedung PMK Tanjung Priok di lantai 2 dimana pelaksanaan bantuan terutama personil SDM akan dilaksanakan secara bergantian yang akan diatur oleh posko tersebut,” jelas Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan bahwa posko tanggap darurat Pelabuhan Tanjung Priok telah menyiapkan bantuan berupa 5 (lima) ton Sembako untuk wilayah Cikunir, Bekasi dan Sungai Begok Cilincing. “Kami telah menyiapkan personil dari Syahbandar sebanyak 25 orang, Tim Otoritas Pelabuhan 20 orang, Tim PT Pelindo II sebanyak 35 orang dan peralatan berupa 1 unit perahu karet dari kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dan 2 unit perahu karet dari Pelindo II untuk bergerak mendistribusikan bantuan,” tutur dia.

Sebagai informasi, posko tanggap darurat ini mencakup seluruh Unit Pelaksana Tugas (UPT) di wilayah DKI Jakarta di bawah Ditjen Perhubungan Laut, mulai dari Pangkalan PLP Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), serta seluruh Stakeholder yang berada di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Priok.

Adapun kontak pengaduan banjir dapat melalui nomor Hotline Syahbandar Utama Tanjung Priok 082111533322 dan Hotline Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok 0811950123. (TS)


 



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu