Kebijakan Pemprov DKI Sengsarakan Masyarakat

Kebijakan Pemprov DKI Sengsarakan Masyarakat
Transportasi | Indonesia Traffic Watch (ITW) mengingatkan agar pelaksanaan Asian Games yang akan digelar pada 18 Agustus mendatang tidak mengorbankan masyarakat pengguna jalan akibat kebijakan genap ganjil yang wilayahnya diperluas dan waktunya hingga pukul 21.00.

Apalagi uji coba sekaligus sosialisasi yang akan berakhir pada akhir Juli, tidak disertai informasi yang seimbang dengan pemberitahuan ruas ruas jalan alternatif yang bisa dilintasi penggunan jalan. Oleh karena itu ITW menilai kebijakan Pemprov DKI terkesan tidak peduli dengan dampak yang merugikan dan menyusahkan masyarakat. Kesannya buat kebijakan solusinya masyarakat cari sendiri.

Seharusnya kebijakan Pemprov DKI yang memperluas wilayah dan penambahan waktu ganjil genap di sejumlah ruas jalan di ibukota dan sekitarnya. Selain utk melancarkan perhelatan Asian Games, sekaligus solusi bagi kepentingan masyarakat. Pemprov jangan hanya fokus pada uji coba tetapi tidak disertai dengan solusi . Seharusnya pemprov juga melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui ruas jalan alternatif.

Pelaksanaan Asian Games tinggal 30 hari lagi, tetapi masyarakat belum mengetahui ruas jalan yang dapat dilalui untuk melaksanakan aktifitas. Sehingga Pemprov terkesan kurang peduli pada hak masyarakat sebagai pembayar pajak.

ITW juga melihat  upaya mensukseskan pelaksanaan Asian Games, Pemprov DKI belum maksimal membangun koordinasi yang baik dengan seluruh pihak yang terkait. Pemprov DKI harus bersinergi dengan  kepolisian dan instansi lainnya dalam mewujudkan Keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas). (ES)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu