ITW Desak Lion Air Tanggung Jawab Penuh

 ITW Desak Lion Air Tanggung Jawab Penuh
Transportasi | Ketua Presidium Indonesia Traffic Wacth (ITW) Edison Siahaan mendesak perusahaan penerbangan maskapai Lion Air harus bertanggung jawab atas kerugian penumpang dan barang yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang Jawa Barat pada Senin, (29/10)

" Sebab, di Undang-Undang No 1 tahun 2009 tentang penerbangan dalam pasal 165 menyebut jumlah ganti rugi terhadap para korban ditetapkan lewat peraturan Menteri," kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, di Jakarta, Senin, (29/10).

Oleh karena itu Indonesia Traffic Watch (ITW) meminta Menhub agar mempertimbangkan kembali terhadap kelayakan jumlah ganti rugi kepada ahli waris korban pesawat Lion Air JT 610 itu.

"Serta menjelaskan bahwa ganti rugi itu hanya kewajiban perusahaan penerbangan, bukan bagian dari ganti rugi yang diberikan pihak  ansuransi," tambahnya.

Tak hanya itu saja, ITW juga mendesak agar Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bekerja lebih cepat dan mengumumkan secara transparan penyebab jatuhnya pesawat Lion Air  JT 610 di perairan Karawang, Senin 29 Oktober 2018.

"Apabila hasil pemeriksaan KNKT terbukti adanya unsur sengaja atau kesalahan yang menimbulkan terjadinya kecelakaan, maka pihak Lion Air tidak dapat menggunakan Peraturan Menteri sebagai dasar pemberian ganti rugi," jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan UU No 1 tahun 2009, memberikan peluang kepada ahli waris korban, untuk melakukan penuntutan ke pengadilan, dalam upaya mendapatkan ganti rugi yang layak, selain yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri. (ES)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu