Hari ini Lion Air & Wings Air Resmi Pasang Tarif Bagasi

Hari ini Lion Air & Wings Air Resmi Pasang Tarif Bagasi
Transportasi | Setelah melakukan sosialisasi selama dua minggu, Lion Air dan Wings Air mulai memberlakukan tarif bagasi berbayar mulai hari ini, Selasa (22/01).

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan baik dari segi personel maupun peralatan.

"Lion Air dan Wings Air sudah mempersiapkan SDM dalam membantu kebutuhan pelanggan," katanya.

Lion Air dan Wings Air mencabut layanan bagasi cuma-cuma 20 kilogram. Para penumpang hanya digratiskan untuk membawa satu bagasi kabin seberat 7 kilogram dan satu barang pribadi. Ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin adalah 40 cm x 30 cm x 20 cm. Jika melebihi ketentuan tersebut, para penumpang akan dikenai biaya tambahan.

Lion mengenakan tarif bagasi tambahan untuk bobot 5 kilogram (kg) sebesar Rp 155.000, 10 kg Rp 310.000, 15 kg Rp 465.000, 20 kg Rp 620.000, 25 kg Rp 755.000, dan 30 kg Rp 930.000.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kebijakan ini sudah sesuai peraturan.

"Karena memang sesuai regulasi dan sudah dilakukan sosialisasi selama dua minggu, ya memang mesti berlaku," kata Budi di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Untuk pembayaran, Danang mengatakan, pihaknya telah menyediakan mesin electonic data capture  (EDC) untuk meminimalisasi antrean.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar sudah tiba di bandara lebih awal atau 120 menit sebelum keberangkatan," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B Pramesti sudah memberikan persetujuan perubahan prosedur operasi standar (SOP) kepada pihak Lion Air terkait pemberlakukan tarif terhadap bagasi pada penerbangan berbiaya murah (LCC) pada 8 Januari lalu.

Namun, maskapai harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu selama 14 hari agar masyarakat mendapatkan informasi dengan baik dan maskapai bisa menyesuaikan pelayanan.

Ketentuan mengenai bagasi diatur dalam Pasal 22, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 185 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri, di mana setiap maskapai dalam menentukan standar pelayanan memperhatikan kelompok pelayanan yang diterapkan masing-masing maskapai, termasuk kebijakan bagasi tercatat. (MAH)



0 Komentar

Berikan komentar anda

menu