Hadapi Libur Lebaran, Mitsubishi Pastikan Pasokan Suku Cadang Aman

Hadapi Libur Lebaran, Mitsubishi Pastikan Pasokan Suku Cadang Aman
Dok. Istimewa

Transportasi.co | PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meyakinkan konsumen bahwa mereka tak akan kekurangan suku cadang. Meski pemerintah melarang adanya kegiatan mudik ke luar kota guna mencegah terjadi penyebaran wabah virus corona, mereka masih diperbolehkan melakukan mobilitas lokal.

 

“Sampai saat ini, MMKSI menjamin akan ketersediaan sparepart menjelang libur lebaran,” kata Deputy Group Head of After Sales Planning and Marketing Group PT MMKSI Ronald Reagan beberapa waktu yang lalu seperti dikutip Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara.

 

PT MMKSI meyakinkan akan hal itu karena mereka memiliki sistem yang dapat mengontrol dan juga mengetahui seberapa banyak demand konsumen akan kebutuhan sebuah suku cadang. “Di sistem kami ada sistem invetory yang mengontrol dan memprediksi permintaan sehingga dealer kita sendiri sudah inisitatif menaikkan level stock demand agar mengcover kebutuhan konsumen,” kata dia “jadi, konsumen tidak perlu khawatir akan pasokan sparepart kami masih aman,” tambahnya.

 

Dia juga menyatakan bahwa PT MMKSI akan tetap membuka dealer mereka selama libur lebaran, untuk bisa tetap melayani pelanggan setianya di seluruh Indonesia. “Untuk selama libur Lebaran, karena kita tidak ada posko maka MMKSI akan menunjuk dealer jaga untuk tetap buka di hari libur itu,” kata dia.

 

Penjualan Mitsubishi Kuartal Pertama 2021

 

MMKSI masih mengalami kontraksi pada kuartal pertama 2021. Namun penurunan penjualan perusahaan sangat minim bila dibandingkan dengan capaian tahun lalu.  Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubisih turun 3,1 persen secara tahunan sepanjang triwulan pertama 2021. Sepanjang 2020, volume penjualan retail Mitsubishi anjlok 54 persen secara tahunan.

 

Kinerja kuartal pertama Mitsubishi tertolong oleh kebijakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM). Pada bulan pertama kebijakan tersebut diberlakukan, atau Maret 2021, volume penjualan merek berlogo tiga berlian ini naik 51,1 persen secara bulanan, menjadi 8.848 unit. Pada segmen kendaraan penumpang MMKSI mencatat penjualan 5.852 unit, dan di segmen kendaraan niaga ringan MMKSI membukukan penjualan 2.996 unit. Model Mitsubishi Xpander (termasuk varian Xpander Cross) mendominasi kontribusi terhadap keseluruhan penjualan MMKSI dengan 52,2 persen. Mitsubishi L300 berkontribusi 26,5 persen dan Mitsubishi Pajero Sport dengan kontribusi 13,6 persen.

 

Presiden Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura mengatakan bahwa relaksasi PPnBM yang diberlakukan mulai 1 Maret 2021 memberikan kontribusi positif terhadap penjualan. Mitsubishi memiliki dua model yang mendapatkan keringanan PPnBM yakni Xpander dan Xpander Cross. “Kebijakan ini [PPnBM] tak hanya mendukung penjualan saja tetapi juga meningkatkan produksinya,” kata Nakamura seperti dikutip Bisnis beberapa waktu lalu.

 

Penjualan ritel kendaraan bermotor roda emapt dan lebih pada kuartal pertama 2021 secara total 178.450 unit atau turun 18,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan posisi Februari di mana, pengiriman mobil baru ke konsumen merosot 57,4 persen secara tahunan.  Secara umum, hampir seluruh pabrikan otomotif masih tertekan. (TS)
 




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu