Dirjen Hubud Dampingi Menhub, Pantau Program Padat Karya Bandara Tebelian

Dirjen Hubud Dampingi Menhub, Pantau Program Padat Karya Bandara Tebelian
Transportasi.co | Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mendampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, memantau Program Padat Karya di Bandara Tebelian, Sintang, Kalimantan Barat.

 

Program Padat Karya Bandara Tebelian, meliputi pemeliharaan gedung dan bangunan dengan melakukan pembersihan serta perawatan jalan akses masuk ke bandara. Pekerjaan belanja modal sederhana (Pelaksanaan s.d April 2019) terdiri dari berbagai kegiatan, yaitu Pembangunan Gedung Administrasi, Pembuatan Ground Tank untuk Mendukung PKP-PK (16.000 Liter), Pembangunan Bak Penampungan Air Bersih (10.000 liter) termasuk Instalasinya, Pembuatan Dinding Penahan Tanah Sisi Darat serta Pengadaan dan Pemasangan Pagar Batas Lahan Bandara.

 

Program Padat Karya Bandara Tebelian, dengan anggaran Rp 68.100.000 dan akan  menyerap menyerap 141 orang sebagai tenaga kerja , khususnya warga masyarakat yang bermukim sekitar  bandara.

 

Manfaat Program Padat Karya, diharapkan bisa menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.  Selain itu program, padat karya akan  menguatkan rasa kebersamaan,  gotong royong dan rasa memiliki Bandara Tebelian. 

 

Dampak Program Padat Karya diharapkan dapat memberikan  meningkatkan kesejahteraan di wilayah sekitar bandara.

 

Bandara Tebelian terletak pada Kabupaten Sintang Provinsi Kalimantan Barat, secara geografis posisinya berada di Tengah Kawasan Timur Provinsi Kalimantan Barat yang berbatasan yaitu Sebelah Timur dengan Kabupaten Kapuas Hulu, Sebelah Barat dengan Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sanggau, Sebelah Selatan dengan Kabupaten Melawi dan Sebelah Utara berbatasan dengan Malaysia Timur/Serawak.

 

Bandara Tebelian  memiliki Fasilitas Udara Runway seluas 1.820 m x 30 m, taxiway 160 m x 18 m dan apron 220 m x 60 m  dan memiliki terminal seluas 2000 meter persegi.

 

Didalam kegiatan operasional penerbangan, Bandara Tebelian   melayani 5 (Lima) Kabupaten yaitu Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten  Sekadau, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Kapuas Hulu. Mata penghasilan utama dari Penduduk tiga Kabupaten tersebut adalah sektor pertanian, perkebunan (Sawit dan Karet), Pertambangan (batu bara, uranium, bouksit dan emas). (TS)




0 Komentar

Berikan komentar anda

menu
menu